Wednesday, September 06, 2006

SAMBUTAN KETUA PANITIA SSA XXII GEREJA TORAJA

Pada Acara Penutupan SSA XXII, Sabtu, 8 Juli 2006

Di Gedung Gereja Toraja Jemaat Kota Jakarta

Saudara-saudara,

Kita sangat sedih dengan terjadinya kehendak Tuhan untuk memanggil pulang seorang hamba-Nya, Pdt. J.S. Makay. Walaupun memang kita sangat sedih, tetapi firman Tuhan mengatakan bahwa kita harus bersukacita dalam segala hal. Hari ini sungguh-sungguh kita patut bersyukur karena Allah kita Allah yang besar, Allah kita adalah Allah yang mahakasih, Allah kita adalah Allah yang tidak pernah ingkar janji. Dalam beberapa saat ini, pada penghujung dari SSA XXII ini, tidak lain yang ingin saya katakan adalah: Puji Tuhan! Puji Tuhan! Kehendak Tuhanlah yang jadi sehingga kita syukuri bahwa panitia jemaat penghimpun yaitu Jemaat Kota, Klasis Pulau Jawa, Wilayah IV, semuanya bekerja begitu bersatu untuk mendukung pelayanan pelaksanaan SSA XXII. Saya sungguh heran, saya SUNGGUH heran, bahwa Tuhan telah menuntun kita sampai kepada selesainya acara yang besar ini. Saya sungguh heran bahwa yang dulu kami perkirakan, wah akan sulit sekali, ternyata Tuhan sudah menuntun para Pimpinan untuk memimpin sidang dengan baik. Puji Tuhan. Tuhan sudah memimpin PWGT menyajikan makanan yang luar biasa. Tuhan sudah menuntun PWGT dan pemuda pemudi kita terlibat tanpa pamrih siang malam tidak tidur untuk menyukseskan seluruh acara persidangan. Tuhan sudah menuntun sehingga apa yang kita butuhkan diberi lebih dari yang kami minta. Pak Aris Parinding, bendahara panitia menunjukkan kepada saya catatannya. Dulu kami berdoa supaya Tuhan memberikan kami 1,5 milyar. Tuhan memberi lebih dari itu. Itu adalah suatu kesaksian dari panitia. Dulu kami berdoa minta tenaga-tenaga muda terampil membantu dengan segala kemampuan mereka tanpa imbalan. Kepada seluruh jemaat se-Klasis Pulau Jawa, terima kasih, seluruh yang telah membantu panitia, terima kasih, seluruh pimpinan, kami ucapkan terima kasih. Puji syukur kepada Tuhan.

Tetapi kita tidak menutup mata terhadap kekurangan-kekurangan. Kita menyaksikan bagaimana masih ada kata-kata yang masih kita sesalkan di dalam persidangan gerejawi kita. Kita memang mengalami kekurangan waktu sehingga tertunda sampai saat ini. Tadi malam banyak yang tidak tidur, terutama Pimpinan Sidang dan Panitia yang menghitung hasil pemilihan sampai tuntas.

Saya ingin mengatakan, semua yang menjadi persoalan, sayalah yang tanggung. Saya minta maaf untuk semua kekurangan. Tadi malam saya tidak bisa membayangkan bagaimana masih dapat mengadakan ibadah penutupan dengan Perjamuan Kudus di dalam suasana ketika semua sudah begitu kelelahan. Ternyata Tuhan menghendaki kita geser penutupan pindah ke tempat ini. Ibu-ibu dan Bapak-bapak sendiri dapat menyaksikan bagaimana gereja yang susah payah kita bangun ini di dalamnya untuk pertama kali ditampung ratusan pendeta. Kita mengucap syukur.

Sekali lagi, kalau ada kesalahan saya yang tanggung. Pulanglah dengan damai sejahtera supaya dengan demikian Ibu-Bapak sebagai pelayan-pelayan Tuhan benar-benar diutus, ya untuk melakukan pembaruan di tempat masing.

Selamat melayani kepada seluruh pejabat BPS, BV, MP Gereja Toraja yang telah dipanggil oleh Tuhan dalam SSA XXII ini, saya dengar juga nama saya ikut di dalamnya, ya saya terima karena ini adalah panggilan Tuhan.

Perkenankanlah saya, pada saat ini, untuk menyatakan, atas nama seluruh panitia, atas nama seluruh jemaat penghimpun, klasis: KAMI TIDAK AKAN BERHENTI UNTUK MENGUSUNG PEMBARUAN YANG TELAH KITA GUMULI DAN PUTUSKAN BERSAMA. Oleh karena itu dalam rangka melaksanakan salah satu keputusan kita, saya akan menyerahkan secara simbolis kepada Ketua BPS uang sebanyak 150 juta untuk menambah, sesungguhnya sudah ada di BPS termasuk yang darr YPTh, 200 juta, sehingga menjadi 350 juta. Kita sudah memutuskan supaya para pendeta diberi kesempatan untuk studi dan mengalami pelatihan-pelatihan melalui Institut Teologi. Semoga itu adalah perjalanan pembaruan kita semua.

Terima kasih, selamat jalan, selamat melayani, selamat membarui. Mari kita jangan kita lupa pembaruan dari diri kita masing-masing. Kurre sumanga’. Dan dengan ini saya akan meyerahkan secara simbolis uang 150 juta kepada Ketua BPS yang baru.

J.L. Parapak

0 Comments:

Post a Comment

<< Home